Netbook merupakan salah satu varian dari komputer jinjing yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan komunikasi nirkabel dan mengakses internet. Dengan
rancangan utama untuk digunakan sebagai perangkat dalam merambah web, dan
menulis surat elektronik, netbook sangat bergantung pada keberadaan internet untuk akses jarak jauh terhadap aplikasi
berbasis web untuk pengguna yang tidak membutuhkan keberadaan komputer
berspesifikasi tinggi. Netbook biasanya menggunakan Windows
XP ataupun Linux sebagai basis sistem operasi daripada sistem operasi yang memakan
sumber daya komputer yang lebih besar seperti Windows Vista. Ukuran
perangkat ini berkisar 4,8 inci hingga
lebih dari 13 inci, umumnya
memiliki berat antara 2 hingga 3 pon (~1 kg) dan biasanya lebih murah daripada laptop biasa yang umumnya berada dalam kisaran
harga USS$400, bahkan
beberapa di antaranya ditawarkan dengan harga antara US$50 hingga US$100.
Sejarah
Asal mula netbook dapat
ditelusuri dari produk jajaran netbook milik Psion—perusahaan pembuat
perangkat keras yang berasal dari London yang saat ini sudah tidak lagi
dilanjutkan, Proyek satu laptop untuk tiap anak (OLPC), dan Palm Foleo. Ketiganya merupakan perangkat
komputer yang berukuran kecil, ringan, dan mampu digunakan untuk mengakses
jaringan. Kehadiran netbook mulai
dikenal luas pada saat Asus mulai memperkenalkan jajaran produk ASUS
Eee PC untuk mengisi kekosongan pasar.
Ukuran
Netbook mempunyai beberapa ukuran dari yang
terkecil 7" hingga 11" karena gagdet ini tidak ditujukan untuk bekerja,
karena ukuran layarnya yang kecil. Bahkan sekarang ini ada netbook ukuran
saku. Umumnya perangkat yang sudah pasti terpasang di netbook adalah bluetooth, WiFi, LAN, USB, dan card
reader.
Sistem Operasi
Netbook pada intinya sama dengan komputer meja atau conventional desktop, yaitu
dapat memuat berbagai macam sistem operasi populer, seperti:
·
Linux
·
Windows
·
Mac os x

